This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, September 11, 2026

OSIS SMAN 1 Langowan Sukses Menggelar SMANLA EXPO 2026

 Dengan mengusung tema "One Color a Million Flowers Shining Througt Creation" SMANLA Expo 2026 resmi dimulai. Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari 9 s.d 11 September 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Bapak Adrie M. Wokas, S.Pd. Dalam sambutannnya Bapak Adrie menyampaikan apresiasi kepada pimpinan OSIS Tahun 2026 dan Panitia SMANLA Expo 2026 yang telah berupaya mempersiapkan kegiatan sekaliggus menyampaikan harapan agar kegiatan SMANLA Expo dapat menampilkan kreatifitas dan pembentukan karakter siswa SMA Negeri 1 Langowan.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi Workspace Compation, Cerdas Cermat Pengetahuan Umum, Membuat Kue Cucur, Stand Ekskul Terbaik, Cerdas Cermat Alkitab Antar Kelas, dan Pemilihan Putra Putri SMANLA. Cerdas Cermat Pengetahuan Umum (CCPU) tingkat SMA diikuti SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan, SMA Negeri 3 Tondano, SMA Negeri 1 Kakas dan SMA Negeri 1 Tompaso. Sedangkan peserta CCPU untuk tingkat SMP antara lain SMP Negeri 1 Langowan, SMP Negeri 2 Langowan dan SMP Negeri 1 Kakas. 

Monday, July 13, 2026

MPLS SMAN 1 Langowan TA 2026/2027

MPLS SMAN 1 Langowan dibuka secara resmi oleh Kepala Satuan Pendidikan Bpk. Moody Karundeng, S.Si. dalam upacara bendera sekaligus upacara pembukaan MPLS Tahun 2026.
Dalam amanatnya, Bpk. Moody Karundeng, S.Si. menekankan pentingnya ketaatan terhadap peraturan sekolah. Menurut beliau,  taat terhadap aturan merupakan bentuk dari karakter siswa yang disiplin dan memiliki motivasi dan fokus dalam belajar.
MPLS Ramah SMAN 1 Langowan Tahun 2026 mengusung tema "SPARK" (Shine, Progresive, Adaptive, Responsibel, Knowledgable) dengan tujuan agar setelah mengikuti MPLS Ramah 2026 murid akan bersinar dalam karakter, peka terhadap lingkungan sekitar, adaptif dalam menyikapi perubahan, respon terhadap aturan sekolah dan kegiatan pembelajaran serta memiliki pengetahuan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Friday, June 12, 2026

Kriteria Naik dan Tidak Naik Kelas

Banyak perdebatan tentang kenaikan kelas. Ada yang beranggapan bahwa murid harus naik kelas sebab ada program wajib belajar. Tapi benarkah bahwa murid wajib naik kelas?
Sesuai dengan panduan pembelajaran dan asesmen  pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah edisi revisi tahun 2025, maka mekanisme diatur sebagai berikut: 
Satuan pendidikan memiliki keleluasaan untuk menentukan kriteria dan mekanisme kenaikan kelas. Penentuan kenaikan kelas dilakukan dengan mempertimbangkan laporan kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian murid pada semua mata pelajaran dan ekstrakurikuler serta prestasi lain selama 1 tahun ajaran. Dalam proses penentuan murid tidak naik kelas perlu dilakukan musyawarah para pendidik yang mempertimbangkan keseluruhan proses belajar murid serta pendampingan oleh pendidik dari awal tahun ajaran. 
Aspek yang menjadi pertimbangan kenaikan kelas antara lain sebagai berikut: 
1. Pencapaian kompetensi murid, yaitu mempertimbangkan kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian kompetensi murid (pengetahuan keterampilan dan sikap) pada semua mata pelajaran, kokurikuler, ekstrakurikuler serta prestasi lainnya. 
2. Kehadiran sebagai indikator kedisiplinan dan partisipasi murid dalam pembelajaran. 
Selain kedua aspek di atas fleksibilitas satuan pendidikan dapat menambahkan kriteria lain untuk mengambil keputusan secara bijaksana dan proporsional sesuai dengan kebutuhan murid. Sebagai contoh isu yang dapat menjadi faktor pendorong keputusan tidak naik kelas serta alternatif solusi yang lebih sesuai dengan perkembangan dan kesejahteraan murid sebagai berikut: 
1. Murid mempunyai tujuan pembelajaran yang belum tuntas (ada tujuan-tujuan pembelajaran yang hasilnya belum memenuhi pencapaian minimum). Pertimbangan yang bisa diambil sekolah adalah murid dapat dipertimbangkan naik di kelas berikutnya dengan pendampingan tambahan untuk menyelesaikan tujuan pembelajaran yang belum tercapai atau belum tuntas. 
2. Murid mempunyai masalah absen/ketidakadiran yang banyak. 
Pertimbangan yang bisa diambil sekolah adalah mengetahui alasan ketidakhadiran. Jika murid tidak hadir karena kondisi keluarga (murid yang membantu orang tua bekerja karena alasan ekonomi) atau masalah kesehatan murid maka dapat dipertimbangkan naik kelas dengan catatan khusus. Dalam hal masalah ketidakadilan wali kelas harus dapat mendeteksi permasalahan ini sedini mungkin sehingga tidak terjadi penumpukan jumlah ketidakadiran dari murid di akhir semester. 
3. Keterlambatan psikologis perkembangan, dan atau kognitif. 
Pertimbangan yang bisa diambil di sekolah adalah murid bisa dipertimbangkan untuk naik kelas dengan catatan murid perlu mendapat bimbingan dalam memahami pelajaran dan atau mendapatkan layanan konseling. 
Sebagai catatan: 
Cinta satuan pendidikan memutuskan untuk tidak menaikkan kelas maka perlu dipikirkan bentuk intervensi untuk membantu murid agar dapat berkembang. Ketercapaian belajar sebagai pertimbangan kenaikan kelas pada murid yang memiliki hambatan intelektual tidak disamakan. 

Sumber: 
Panduan pembelajaran dan assessment Pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah edisi revisi tahun 2025 yang dikeluarkan oleh badan standar kurikulum, dan assessmen pendidikan kementerian pendidikan dasar dan menengah Republik Indonesia.

Friday, September 12, 2025

EXPO SMANLA 2025

SMA negeri 1 Langowan sukses melaksanakan smanla Expo 2025. Kegiatan ini disponsori oleh OSIS SMA negeri 1 Langowan. Dengan mengusung tema "Gather The Sudents Unite The Cultures" SMANLA EXPO 2025 sukses menggelar berbagai kegiatan, yaitu cerdas cermat, melukis, membuat panada, bintang vokalia,  workspace, stand ekstrakurikuler dan pemilihan putra putri SMANLA.
 kegiatan  SMANLA Expo 2025 bukan hanya diikuti oleh siswa-siswa SMA negeri 1 Langowan tetapi juga diikuti oleh siswa-siswa dari sekolah lain di Minahasa. 
Selain itu, guru-guru juga berpartisipasi dalam lomba pembuatan kue panada sebagai salah satu kue tradisional Minahasa.

Thursday, July 17, 2025

MPLS Ramah sebagai Pembentukan Karakter

MPLS SMAN 1 Langowan terlaksana dengan baik. Kegiatan yang yang diikuti oleh 378 calon siswa berlangsung 14 a.d 18 Juli 2025 dibuka secara resmi oleh Kepala Satuan Pendidikan SMA Negeri 1 Langowan Bapak Moody Karundeng, S.Si. 
Dalam berbagai kegiatan calon siswa mengikuti dengan antusias. Meskipun MPLS kali ini diberi tema MPLS Ramah namun disiplin tetap menjadi jiwa pelaksanaan MPLS dalam rangka membentuk karakter siswa debgan terus menanamkan tujuh kebiasaan anak Indonesia Hebat. 

Tuesday, June 17, 2025

Gugus Depan SMANLA 09.211-09.212 Sukses Melaksanakan Perkemahan PenerimaanTamu Ambalan.

     Sebagai ekstrakurikuler unggulan SMAN 1 Langowan, maka  gerakan pramuka gugus depan SMANLA 09.211-09.212  terus berkembang termmasuk didalamnya menyiapkan kader-kader pramuka yang handal dan berkualitas. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Perkemahan Tamu Ambalan yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 14-15 Juni 2025.


    Perkemahan yang bertajuk S.T..E.C.U yang merupakan singkatan dari "Solidaritas, Tangguh, Eksplorasi, Cakap dan Unik" terlaksana dengan sukses. Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Langowan menjadi titik awal bagi siswa dalam pembentukan karakter sekaligus sebagai bagian dari pengenalan dan pembinaan bagi siswa untuk membangun nilai kebersamaan dan disiplin. Hal ini sejalan dengan sambutan dari Bapak Adrie Wokas, S.Pd. sebagai pembina dalam upacara pembukaan yang mengajak kepada peserta perkemahan penerimaan tamu ambalan untuk mengikuti kegiatan dengan kegembiraan dengan terus membangun nilai-nilai postif dalam kepramukaan.

Aapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi materi dasar kepramukaan dan survival, hiking, perlombaan antar sangga dan yel-yel. Seluruh kegiatan dimaksudkan untuk mempersiapkan siswa menuju pelantikan resmi sebagai Pramuka Penegak Bantara, serta menumbuhkan minat untuk terus aktif dalam kegiatan Pramuka dimasa yang akan datang. 


Wednesday, May 28, 2025

Membangun Indonesia Hebat dengan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

 Berbagai kebijakan dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah terus digulirkan. Salah satunya adalah mengimplentasikan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Tujuh kebiasaan itu adalah :

1. bangun pagi, 

2. beribadah, 

3. berolahraga, 

4. makan sehat dan bergizi, 

5. gemar belajar, 

6. bermasyarakat, 

7. tidur cepat. 

Tujuh kebiasaan ini perlu terus dilakukan oleh anak-anak Indonesia agar anak-anak tidak hanya tumbuh secara fisik tetapi juga tumbuh secara mental dan emosional.

Manfaat dari masing-masing kebiasaan tersebut sebagai berikut :

1. Bangun pagi 

  • Meningkatkan kedisiplinan
  • Meningkatkan kemampuan mengolah waktu
  • Meningkatkan kemampuan mengendalikan diri
  • Meningkatkan keseimbangan jiwa dan raga
  • Mendukung kesuksesan
2. Beribadah

  • Mendekatkan hubungan individu dengan Tuhan
  • Meningkatkan nilai-nilai etika, moral, spiritual dan sosial
  • Meningkatkan pemahaman tujuan hidup ddan arah yang bermakna
  • Meningkatkan kebersamaan dan solidaritas
  • Peningkatan diri secara berkelanjutan
3. Berolahraga

  • Menjaga kesehatan fisik dan mendukung mental
  • Menjaga kebugaran tubuh
  • Meningkatkan potensi diri
  • Meningkatkan nilai sportivitas
4. Makan sehat dan bergizi

  • Menjaga kesehatan fisik sebagai investasi jangka panjang
  • Memaksimalkan potensi tubuh dan pikiran
  • Menjjaga tubuh tetap sehat sebagai tanggung jawab individu
  • Meningkatkan kemandirian
5. Gemar belajar

  • Pengembangan diri
  • Menumbuhkan kreativitas dan imajinasi
  • Menemukan kebenaran dan pengetahuan
  • Membentuk kerendahan hati dan empati
6. Bermasyarakat

  • Mengembangkan nilai gotong royong dan kerjasama
  • Menumbuhkan nilai saling menghormati dan toleransi
  • Menumbuhkan nilai keadilan dan kesetaraan
  • Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan
  • Menciptakan kegembiraan
7. Tidur cepat

  • Menjaga organ tubuh pulih dan berfungsi optimal
  • Memulihkan mental dan emosional
  • Menjaga keseimbangan antara aktivitas dan ketenangan
  • Meningkatkan produktivitas
(Sumber : Panduan penerapan Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat Pada Jenjang Sekolah Menengah Atas)